wahyu


widgets

Kamis, 27 November 2014



Mungkin saat ini kita berada dibawah sobat
syukuri saja 
disinilah kita dapat menemukan ketulusan
pandanglah semua keadaan dengan dua sisi
 

Mikro Tik

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang pengertian Mikro Tik dan sejarahnya. Bila teman - teman ingin mencari tau informasi tentang apa itu Mikro Tik silahkan baca artikel mikrotik dibawah ini. semoga bermanfaat :)

Apa itu Mikro Tik
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.

Sejarah Mikro Tik
Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentuknya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia berjumpa dengan Arnis seorang sarjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.   

John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996, misi MikroTik sendiri yaitu me-routing seluruh dunia. Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.
 
Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat eksperimen John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.
 
Linux yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5-15 orang staff Research and Development (R&D) MikroTik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan MikroTik secara marathon. Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentuknya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia berjumpa dengan Arnis seorang sarjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.
 
John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996, misi MikroTik sendiri yaitu me-routing seluruh dunia. Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.
 
Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat eksperimen John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.
 
Linux yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5-15 orang staff Research and Development (R&D) MikroTik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan MikroTik secara marathon.

Fitur fitur Mikrotik :
1. Address List: merupakan kumpulan kelompok IP Address yang berdasarkan nama
 
2. Bridge: seperti namanya yang ini mempunyai fungsi untuk bridge spinning'tree dan multiple bridge interface bisa juga untuk bridging firewalling
 
3. Data Rate Management: merupakan QoS yang memiliki dasar HTB yang menggunakan:
•    burst
•    PCQ
•    RED
•    SFQ
•    FIFO queue
•    CIR
•    MIR
•    limit antar peer to peer
 
4. Asynchronous : mempunyai dukungan untuk serial PPP dial-in atau dial-out, memiliki otentikasi CHAP,
PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.
 
5. Bonding: mengkombinsaikan beberapa ethernet dalam satu pipa pada koneksi yang sangat cepat.

6. DHCP: support DHCP tiap antarmuka, DHCP Relay, DHCP Client, multiple network, DHCP static and dynamic, DHCP leases.
Monitoring penghitungan: mampu menghitung Traffic IP, log, statistik graph

7. NTP: kepanjangan NTP adalah Network Time Protokol yang berguna didalam server dan clients atau bisa juga untuk mengsinkronisasi menggunakan GPS system.

8. Poin to Point Tunneling Protocol

9. Proxy: kemampuannya untuk Cache FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy bisa juga untuk transparent proxy DNS dan HTTP, sangat support protokol SOCKS, parent proxy, static DNS.

10. Routing: RIP v1/v2,OSPF v2,BGP v4

11. SDSL: support Single Line DSL, mampu memutuskan suatu jalur koneksi dan jaringan, artinya kita berkuasa jika kita yang pegang settingan ini..

12. Simple Tunnel: Ethernet over IP, untuk konsep EOIP anda bisa lihat di sini.

13. SNMP: Simple Network Monitoring Protocol untuk read only

14. Synchronous:
Firewall dan NAT: support untuk filterisasi koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. keunggulan nya adalah kemampuannya dalam memfilter berdasarkan:
MAC address
IP address
range port
protokol IP
pemilihan opsi protokol seperti ICMP
TCP Flags dan MSS

15. Hotspot: bagian ini semua sudah tahu, didalamnya memiliki Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. support untuk limit data, SSL ,HTTPS.

16. IPSec: Fitur yang ada adalah :

-Protokol AH dan ESP untuk IPSec
-MODP Diffie Hellmann groups 1,2,5
-MD5 dan algoritma SHA1 hashing;
-mampu mengalogritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256;
-Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5

17. M3P: merupakan MikroTik Protokol Paket Packer yang digunakan dalam wireless links dan ethernet.
18. ISDN: support untuk ISDN dial in dan dial out. dengan beberapa otentikasi dibawah  ini :
PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius.
supporting 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.

19. MNDP: merupakan MikroTik Discovery Neighbour Protokol, seperti kebanyakan mempunyai dukungan untuk Cisco Discovery Protokol (CDP).

20. Tool: seperti pada umumnya sebuah router biasa, disini juga dapat test Ping, Trace route, bandwidth test, ping flood, telnet, SSH, packet sniffer, Dinamik DNS update.

21. VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.

22. WinBox: sebuah aplikasi untuk remote dan mengkonfigurasi MikroTik itu sendiri.

Selasa, 18 November 2014






dalam kehidupan nyata ada beberapa hal yang selamanya tidak ada jawabannya

Senin, 30 Juni 2014

Aplikasi Kirim SMS Menggunakan Java J2ME

Java adalah bahasa pemrograman yang multi platform dan multi device. Sekali anda menuliskan sebuah program dengan menggunakan Java, anda dapat menjalankannya hampir di semua komputer dan perangkat lain yang support Java, dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan sama sekali dalam kodenya. Aplikasi dengan berbasis Java ini dikompulasikan ke dalam p-code dan bisa dijalankan dengan Java Virtual Machine. Fungsionalitas dari Java ini dapat berjalan dengan platform sistem informasi yang berbeda karena sifatnya yang umum dan non-spesifik.

Pada Postingan kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana membuat aplikasi kirim sms dengan menggunakan java. Untuk membuatnya, kita memerlukan alat-alat sebagai berikut.
1.   1 buah laptop/ komputer
2.   Software Sun Java (TM) Wireless Toolkit 2.5.2
3.   Notepad, Notepad++, atau TextPad untuk mengetik listing programnya

Untuk materi selengkapnya silahkan Download Disini

Chatting Java Berbasis Grafis

Chatting menurut Bahasa Indonesia artinya mengobrol atau bercakap-cakap. Chatting memungkinkan kita dapat mengobrol dengan teman, keluarga, saudara atau mungkin mencari teman baru yang belum kita kenal. Chatting memungkinkan kita untuk selalu bisa berkomunikasi walaupun kita tidak berada bersamanya di suatu tempat. Aplikasi chatting merupakan suatu aplikasi yang memungkinkan pengguna (client) berkomunikasi teks secara langsung (Real Time) dengan pengguna lain dengan menggunakan media yang ada.

Java merupakan suatu bahasa pemograman yang multi platform dan multi device. Java juga merupakan bahasa pemograman yang berorientasi objek dan program java tersusun dari bagian yang disebut kelas. Kelas terdiri atas metode-metode yang melakukan pekerjaan dan mengembalikan informasi setelah melakukan tugasnya. Beberapa keunggulan java yaitu java merupakan bahasa yang sederhana. Java dirancang agar mudah dipelajari dan digunakan secara efektif. Java tidak menyediakan fitur-fitur yang rumit.

Pada bagian kali ini saya akan mencoba untuk membuat suatu aplikasi chatting multiclient  sederhana  dengan  menggunakan  tampilan grafis  berbasis  bahasa  pemograman java. Dimana nanti masing-masing client yang terhubung ke jaringan dapat langsung bercakap-cakap secara langsung.

untuk mendownload materi lengkapnya silahkan download disini

Kamis, 22 Mei 2014

APLIKASI CHATTING MULTITHREAD CLIENT-SERVER

Java adalah bahasa pemrograman yang multi platform dan multi device. Sekali anda menuliskan sebuah program dengan menggunakan Java, anda dapat menjalankannya hampir di semua komputer dan perangkat lain yang support Java, dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan sama sekali dalam kodenya. Aplikasi dengan berbasis Java ini dikompulasikan ke dalam p-code dan bisa dijalankan dengan Java Virtual Machine. Fungsionalitas dari Java ini dapat berjalan dengan platform sistem informasi yang berbeda karena sifatnya yang umum dan non-spesifik. untuk mengunduh dokumen lengkapnya klik disini.

Senin, 07 April 2014

Perdarahan Otak

A.    Perdarahan Otak
Apa itu perdarahan otak ?. Perdarahan otak (brain hemorrhage) adalah tipe stroke. Ia disebabkan oleh arteri dalam otak yang pecah dan menyebabkan perdarahan lokal pada jaringan-jaringan sekelilingnya. Perdarahan ini membunuh sel-sel oatk.
Ketika darah dari trauma mengiritasi jaringan-jaringan otak, ia menyebabkan pembengkakan. Ini dikenal sebagai cerebral edema. Darah yang bersatu terkumpul kedalam massa yang disebut hematoma. Kondisi-kondisi ini meningkatkan tekanan pada jaringan otak yang berdekatan, dan itu mengurangi aliran darah yang vital dan membunuh sel-sel otak.
Perdarahan dapat terjadi didalam otak, antara otak dan selaput-selaput yang menutupinya, antara lapisan-lapisan dari penutup otak atau antara tengkorak dan penutup dari otak.

B.    Macam – Macam Perdarahan Otak
ketika terjadi trauma kepala ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi seperi Cedera Kepala Ringan (CKR), Cidera Kepala Sedang (CKS) dan Cidera Kepala Berat (CKB).
Bisa saja dengan terjadi trauma tersebut akan mengalami perdarahan pada lapisan otak. Perdarahan pada lapisan otak ini dibagi menjadi 4 yaitu
1.    Perdarahan Epidural: perdaraha ini terjadi pada diatas lapisan Duramater
2.    Perdarahan Subdural: perdarahan yang terjadi pada diantara lapisan otak Duramater dan Arachnoid
3.    Perdarahan Subdural Arachnoid: perdarahan terjadi di daerah antara lapisan otak Arachnoid dengan Piamater
4.    Perdarahan Intraserebral: perdarah yang terjadi pada lapisan dalam bagian lapisan otak atau dibawah lapisan Piamater.

C.    Faktor Penyebab Perdarahan Otak
Ada beberapa faktor-faktor risiko dan penyebab-penyebab dari perdarahan otak (brain hemorrhages). Yang paling umum termasuk:
•    Trauma kepala. Luka adalah penyebab yang paling umum dari perdarahan dalam otak pada mereka yang berumur dibawh 50 tahun.
•    Tekanan darah tinggi. Kondisi kronis ini dapat, melalui periode waktu yang panjang, melemahkan dinding-dinding pembuluh darah. Tekanan darah tinggi yang tidak dirawat adalah penyebab utama yang dapat dicegah dari perdarahan otak (brain hemorrhages).
•    Aneurysm. Ini adalah pelemahan pada dinding pembuluh darah yang membengkak. Ia dapat pecah dan berdarah kedalam otak, menjurus pada stroke.
•    Kelainan-kelainan pembuluh darah. Kelemahan-kelemahan pada pembuluh-pembulh darah di dan sekitar otak mungkin hadir pada waktu kelahiran dan terdiagnosa hanya jika gejala-gejala berkembang.
•    Amyloid angiopathy. Ini adalah ketidaknormalan dari dinding-dinding pembuluh darah yang adakalanya terjadi dengan penuaan. Ia mungkin menyebabkan banyak perdarahan-perdarahan yang kecil dan tidak terasa sebelum menyebabkan yang besar.
•    Penyakit-penyakit darah atau perdarahan. Hemophilia dan anemia sel sabit dapat keduanya berkontribusi pada tingkat-tingkat yang berkurang dari platelet-platelet darah.
•    Penyakit hati. Kondisi ini berhubungan dengan perdarahan umum yang meningkat.
•    Tumor-tumor otak.

D.    Gejala – Gejala Dari Perdarahan Otak
Gejala-gejala dari perdarahan otak (brain hemorrhage) dapat berbeda-beda. Mereka tergantung pada lokasi perdarahan, keparahan perdarahan, dan jumlah jaringan yang terpengaruh. Gejala-gejala mungkin berkembang secara tiba-tiba atau melalui waktu. Mereka mungkin memburuk secara progresif atau nampak secara tiba-tiba.
•    sakit kepala parah yang tiba-tiba.   
•    serangan-serangan (seizures) dengan tidak ada sejarah serangan-serangan sebelumnya.
•    Kelemahan pada lengan atau tungkai.
•    Mual atau muntah.
•    Kesiap siagaan yang berkurang; kelesuan.
•    Perubahan-perubahan pada penglihatann.
•    Kesemutan atau mati rasa.
•    Kesulitan berbicara atau mengerti pembicaraan.
•    Kesulitan menelan.
•    Kesulitan menulis atau membaca.
•    Kehilangan ketrampilan-ketrampilan motor yang halus, seperti gemetaran-gemetaran tangan.
•    Kehilangan koordinasi.
•    Kehilangan keseimbangan.
•    Rasa selera yang abnormal.
•    Kehilangan kesadaran

E.    Diagnosis Pendarahan Otak
Jika jenis stroke yang dicurigai, evaluasi segera diperlukan. Pemeriksaan dapat mengungkapkan bukti cedera otak dengan kelemahan, bicara cadel, dan / atau kehilangan sensasi. Umumnya, pemeriksaan radiologi diperlukan, seperti computed tomography (CT) scan atau magnetic resonance imaging (MRI) scan. CT atau MRI dapat menyoroti berbagai fitur dan lokasi perdarahan otak. Jika dalam pendarahan atau sekitar otak dicatat, pengujian lebih lanjut mungkin diperintahkan untuk mencoba untuk menentukan penyebab pendarahan. Ini pengujian tambahan dapat membantu untuk menentukan apakah pembuluh darah abnormal yang hadir serta langkah berikutnya dalam salah diagnosis atau perawatan. Dalam situasi tertentu, pungsi lumbal (pungsi lumbal) mungkin diperlukan untuk mengkonfirmasi bukti perdarahan atau menyingkirkan masalah otak lainnya.
F.    Pengobatan Untuk Pendarahan Otak.
Pasien dengan pendarahan di dalam otak harus dipantau sangat erat. Pengobatan awal termasuk menstabilkan tekanan darah dan pernapasan. Sebuah pernapasan membantu mesin (ventilator) dapat diminta untuk memastikan bahwa oksigen yang cukup disuplai ke otak dan organ lainnya. Akses intravena diperlukan agar cairan dan obat-obatan dapat diberikan kepada pasien, terutama jika orang tersebut tidak sadar. Terkadang pemantauan khusus irama jantung, kadar oksigen darah, atau tekanan di dalam tengkorak yang dibutuhkan.
Setelah seseorang telah stabil, maka penentuan cara mengatasi pendarahan dibuat. Proses stabilisasi dan pengambilan keputusan berlangsung sangat cepat. Keputusan untuk melakukan operasi didasarkan pada ukuran dan lokasi perdarahan. Tidak semua orang dengan perdarahan intrakranial harus menjalani operasi.
Berbagai obat dapat digunakan untuk membantu mengurangi pembengkakan di sekitar daerah perdarahan, untuk menjaga tekanan darah pada tingkat yang optimal, dan untuk mencegah kejang. Jika pasien terjaga, obat nyeri mungkin diperlukan.

G.    Prognosis Setelah Pendarahan Otak.
Banyak pasien yang mengalami pendarahan otak lakukan bertahan hidup. Namun, tingkat kelangsungan hidup menurun ketika pendarahan terjadi di daerah tertentu dari otak atau jika perdarahan awal adalah sangat besar. Risiko kematian akibat perdarahan intraserebral adalah lebih dari 40%. Jika pendarahan terjadi di dalam batang otak, tingkat ini dapat setinggi 75%.
Jika pasien bertahan kejadian awal dari perdarahan intrakranial, pemulihan dapat berlangsung berbulan-bulan. Seiring waktu dan dengan upaya rehabilitasi yang luas, termasuk fisik, pekerjaan, dan terapi bicara, pasien dapat kembali fungsi. Namun, beberapa dapat dibiarkan dengan kelemahan persisten atau masalah sensorik. Pasien lain mungkin mengalami kejang sisa, sakit kepala, atau masalah memori.

Sabtu, 05 April 2014

PENYAJIAN DATA

Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang apa itu penyajian data beserta jenis - jenisnya. Penyajian data merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan laporan hasil penelitian yang telah dilakukan agar dapat dipahami dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang diinginkan.Data yang disajikan harus sederhanaan jelas agar mudau dibaca. Penyajian data juga dimaksudkan agar para pengamatd dapat dengan  mudah memahami apa yang kita ajikan untuk selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan dan lain lain.
Setalah data mentah terkumpul,tahap selanjutnya adalah menyajikan data tersebut dalam berbagai bentuk,tergantung jenis data dan skala pengukurannya. Guna penyajian data adalah untuk mengambil informasi yang ada di dalam kumpulan data tersebut. Dikatakan bahwa pengumpulan data berguna untuk mendapatkan informasi.
untuk selengkapnya silahkan download disini.

Kamis, 03 April 2014

Membuat Browser Console dengan Java

Apa itu browser console dengan java ? bagaimana cara browser console menggunakan java ?? Pada postingan kali ini kita akan membuat browser console dengan java dimana browser ini terdiri dari beberapa menu mulai dari membuka web hingga mencari berita di salah satu web berita. Adapun yang pertama kali kita lakukan adalah mempersiapkan editor dan packet java yang sudah diinstall pada komputer anda. Disini saya menggunakan textpad sebagai editornya. 

 Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web
untuk materi lengkapnya klik disini.

Selasa, 01 April 2014

Eccedentesiast

Ceria adalah hidupnya. Melewati hari dengan dikelilingi banyak teman. Tapi apakah dia bahagia? Sepertinya bahagia, juga sepertinya tidak.
 

kepedihan takkan  membuatnya lupa akan ceria. Disakitipun tidak membuatnya berhenti untuk menyayangi.
 

Dia tidak hanya mempunyai banyak teman. Dia juga mempunyai orang-orang  terdekat yang sangat ia sayangi. Tak ada kata ‘tidak’ untuk orang yang ia sayang.  Dia slalu menerima apapun itu, walaupun itu memnyakitkan untuknya.
 

Tak ada satupun orang yang tahu tentang apa yang dia rasakan, mereka tidak tahu tentang kesedihanya. Yang mereka tahu hanyalah dia yang slalu ceria.
 

Didepan semua dia sangat ceria, ditengah kesendirianya dia menangis.
 

mataknya kosong. air mata tlah menghilangkannya. kesunyian mengisi hatinya. dia sudah tak bisa merasakan luka lagi. semua perasaan tlah meninggalkannya. Dan hanya dia yang tau semua itu.




                                                                                                        Eccedentesiast :) :(

Minggu, 30 Maret 2014

Mengenal Tentang Darah

Pada postingan kali ini kita akan membahas tentang apa itu darah . Darah merupakan cairan yang bersirkulasi dalam tubuh manusia dan vertebrata yang berfungsi untuk mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, serta mengangkut bahanbahan kimia hasil metabolisme, selain itu darah juga berfungsi untuk pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. (Jurnal Generic, Vol. 6, No. 2, Juli 2011)

A.    Komposisi
Darah terdiri dari 45% korpuskula dan 55% plasma darah.
Korpuskula sendiri terdiri dari :


•    Sel Darah Merah (Eritrosit)
Sel darah merah disebut juga eritrosit. Eritrosit sendiri berasal dari Bahasa Yunani, yaitu erythros berarti merah dan kytos yang berarti selubung sel. Sel darah merah adalah jenis sel darah yang paling banyak. Bentuknya seperti cakram/ bikonkaf dan tidak mempunyai inti. Ukuran diameter kira-kira 7,7 unit (0,007 mm), tidak dapat bergerak. Banyaknya kira–kira 5 juta dalam 1 mm3 (41/2 juta). Warnanya kuning kemerahan, karena didalamnya mengandung suatu zat yang disebut hemoglobin, warna ini akan bertambah merah jika di dalamnya banyak mengandung oksigen. Bagian dalam eritrosit terdiri dari hemoglobin, sebuah biomolekul yang dapat mengikat oksigen. Hemoglobin akan mengambil oksigen dari paru-paru dan insang, dan oksigen akan dilepaskan saat eritrosit melewati pembuluh kapiler. Warna merah sel darah merah sendiri berasal dari warna hemoglobin yang unsur pembuatnya adalah zat besi. Pada manusia, sel darah merah dibuat disumsum tulang belakang, lalu membentuk kepingan bikonkaf. Di dalam sel darah merah tidak terdapat nukleus. Sel darah merah akan aktif selama 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan.



•    Sel Darah Putih
Sel darah putih (leukosit) adalah sel yang membentuk komponen darah. Sel darah putih ini berfungsi untuk membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sel darah putih tidak berwarna, memiliki inti, dapat bergerak secara amoebeid, dan dapat menembus dinding kapiler/diapedesis. Dalam keadaan normalnya terkandung 4x109 hingga 11x109 sel darah putih di dalam seliter darah manusia dewasa yang sehat - sekitar 7000-25000 sel per tetes.

Dalam setiap milimeter kubik darah terdapat 6000 sampai 10000(rata-rata 8000) sel darah putih. Dalam kasus leukemia, jumlahnya dapat meningkat hingga 50000 sel per tetes. Di dalam tubuh, leukosit tidak berasosiasi secara ketat dengan organ atau jaringan tertentu, mereka bekerja secara independen seperti organisme sel tunggal. Leukosit mampu bergerak secara bebas dan berinteraksi dan menangkap serpihan seluler, partikel asing, atau mikroorganisme penyusup. Selain itu, leukosit tidak bisa membelah diri atau bereproduksi dengan cara mereka sendiri, melainkan mereka adalah produk dari sel punca hematopoietic pluripotent yang ada pada sumsum tulang.

•    Plasma Darah
Unsur ini merupakan komponen terbesar dalam darah, karena lebih dari separuh darah mengandung plasma darah. Hampir 90% bagian dari plasma darah adalah air. Sebagian besar plasma darah mengandung garam-garam terlarut dan protein. Protein utama dalam plasma adalah albumin. Protein lainnya adalah antibodi (imunoglobulin) dan protein pembekuan. Plasma juga mengandung hormon-hormon, elektrolit, lemak, gula, mineral dan vitamin. Di dalam plasma darah terkandung salah satu faktor pembeku darah, yaitu protombin dan fibrinogen. Plasma darah tanpa fibrinogen disebut serum.

Plasma darah pada dasarnya adalah larutan air yang mengandung :
    * albumin
    * bahan pembeku darah
    * immunoglobin (antibodi)
    * hormon
    * berbagai jenis protein
    * berbagai jenis garam

Plasma darah berfungsi untuk mengangkut sari makanan ke sel-sel serta membawa sisa pembakaran dari sel ke tempat pembuangan.
Selain menyalurkan sel-sel darah, plasma juga:

    * merupakan cadangan air untuk tubuh
    * mencegah mengkerutnya dan tersumbatnya pembuluh darah
    * membantu mempertahankan tekanan darah dan sirkulasi ke seluruh tubuh.
   * dan yang lebih penting, plasma menghasilkan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit atau zat antibodi.

Antibodi dalam plasma melindungi tubuh melawan bahan-bahan asing (misalnya virus, bakteri, jamur dan sel-sel kanker) ketika protein pembekuan mengendalikan perdarahan. Selain menyalurkan hormon dan mengatur efeknya, plasma juga mendinginkan dan menghangatkan tubuh sesuai dengan kebutuhan.




TCS 2300

TCS230 merupakan sebuah modul sensor warna yang berbasis sensor TAOS TCS230 yang digunakan untuk melakukan pengukuran warna RGB (Red, Green, Blue) dari sebuah objek. TCS230 merupakan IC pengkonfersi warna cahaya ke frekuensi. Ada duakomponen pembentuk IC ini yaitu photodiode dan pengkonfersi arus ke frekuensi. Modul sensor ini memiliki fasilitas untuk merekam hingga 25 data warna yang akan disimpan dalam EEPROM. Mudul sensor ini dilengkapi dengan antarmuka UART TTL dan I2C.


Gambar Modul Sensor TCS 2300

Sensor warna TCS230 adalah sensor warna yang sering digunakan pada aplikasi mikrokontroler untuk pendeteksian suatu object benda atau warna dari objet yang di monitor. Sensor warna TCS230 juga dapat digunakan sebagi sensor gerak, dimana sensor mendeteksi gerakan suatu object berdasarkan perubahan warna yang diterima oleh sensor. Pada dasarnya sensor warna TCS230 adalah rangkaian photodioda yang disusun secara matrik array 8×8 dengan 16 buah konfigurasi photodioda yang berfungsi sebagai filter warna merah, 16 photodiode sebagai filter warna biru dan 16 photo dioda lagi tanpa filter warna. Sensor warna TCS230 merupakan sensor yang dikemas dalam chip DIP 8 pin dengan bagian muka transparan sebagai tempat menerima intensitas cahaya yang berwarna.

Kontruksi sensor warna TCS230 dapat dilihat pada gambar berikut.



Pada sensor warna TCS230 terdapat selektor S2 dan S3 yang berfungsi untuk memilih kelompok konfigurasi photodiode yang akan digunakan atau dipakai. Kombinasi fungsi S2 dan S3 dalam pemilihan kelompok photodiode adalah sebagai berikut.

Konfigurasi S2 Dan S3 Sensor Warna TCS230   

Photodiode akan mengeluarkan arus yang besarnya sebanding dengan kadar warna dasar cahaya yang menimpanya. Arus ini kemudian dikonversikan menjadi sinyal kotak atau pulsa digital dengan frekuensi sebanding dengan besarnya arus. Frekuensi Output ini bisa diskala dengan mengatur kaki selektor S0 dan S1.    





Sabtu, 22 Maret 2014

Pemrograman Jaringan Java-Socket

    apa itu pemrograman jaringan java socket ?? Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang apa itu pemrograman jaringan java-socket. . . Secara fungsional, JavaScript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ). Contoh sederhana dari penggunaan JavaScript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain lain.
    Yang harus diperhatikan dalam penulisan java adalah pengelolaan pemrograman JavaScript, diantaranya JavaScript adalah “case sensitive”, yang artinya JavaScript membedakan huruf besar dan huruf kecil. Jika Anda pernah belajar bahasa pemrograman seperti Turbo C atau C++, maka sama seperti bahasa pemrograman tersebut, dimana huruf T tidak sama dengan huruf t.
  
         JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. Jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan khusus untuk di browser atau halaman web agar halaman web menjadi lebih hidup. Kalau dilihat dari suku katanya terdiri dari dua suku kata, yaitu Java dan Script. Java adalah Bahasa pemrograman berorientasi objek, sedangkan Script adalah serangkaian instruksi program.

       Untuk download materi selengkapnya klik disini.

Minggu, 09 Maret 2014

Aplikasi Remote Desktop

     Aplikasi Remote Desktop merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk melakukan control penuh kepada computer lain dari jarak yang jauh. Selain itu juga aplikasi ini memungkinkan kita untuk melakukan sharing data.

     Agar aplikasi ini dapat kita gunakan kita membutuhkan dua buah computer yang saling terhubung dengan internet. Selain itu kedua computer harus sudah kita instal aplikasi tersebut.

     Aplikasi remote desktop mempunyai berbagai macam nama dan masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Yang akan kita bahas saat ini yaitu TimeVewer , Radmin, Real VNC, dan Remot Anything.

Untuk download proses penginstalan dan cara menggunakan aplikasi - aplikasi tersebut Klik Disini

    

Rabu, 18 Desember 2013

Persalinan

A. Pengertian Persalinan    
     Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun ke jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban didorong keluarmelalui jalan lahir.
     Persalinan adalah rangkaian peristiwa mulai dari kontraksi sampai dikeluarkannya hasil konsepsi (janin, plasenta, ketuban dan cairan ketuban) dari uterus ke dunia luar melalui jalan lahir atau melalui jalan lain dengan bantuan atau dengan kekuatan sendiri.
     Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang terjadi pada kehamilan cukup bulan ( 37- 42 minggu ), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam waktu 18- 24 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin.

B.      SEBAB-SEBAB MULAINYA PERSALINAN

•    Teori keregangan
    Otot mempunyai kemampuan meregang dalam batas waktu tertentu. Setelah melewati batas waktu tersebut terjadi kontraksi sehingga persalinan mulai berlangsung. Keadaan uterus yang terus membesar dan menjadi tegang mengakibatkan iskhemia otot-otot uterus.

•     Teori penurunan progesteron
Proses penuaan plasenta terjadi mulai umur kehamilan 28 minggu, dimana terjadi penimbunan jaringan ikat, pembuluh darah mengalami penyempitan dan buntu sehingga produksi progesteron mengalami penurunan yang mengakibatkan otot rahim lebih sensitif terhadap oksitosin. Akibatnya otot rahim mulai berkontraksi setelah progesteron mencapai tingkat penurunan tertentu.

•     Teori oksitosin internal
Oksitosin dikeluarkan oleh kelenjar hipofise posterior. Perubahan keseimbangan estrogen dan progesteron dapat mengubah sensitivitas otot rahi, sehingga sering terjadi kontraksi braxton hicks. Menurunnya konsentrasi progesteron akibat tuanya kehamilan mengakibatkan oksitosin meningkat sehingga persalinan dimulai.

•    Teori prostaglandin
Konsentrasi prostaglandin meningkat sejak umur kehamilan 15 minggu, yang dikeluarkan oleh desidua. Semakin tua umur kehamilan prostaglandin meningkat sehingga dapat memicu terjadinya persalinan.
 
•   Teori hipotalamus-pituitari dan glandula suprarenal
Pada kehamilan dengan anensefalus sering terjadi keterlambatan persalinan karena tidak terbentuk hipotalamus. Glandula suprarenal merupakan pemicu terjadinya persalinan.
 
•    Teori berkurangnya nutrisi
Bila nutrisi pada janin berkurang maka hasil konsepsi akan segera dikeluarkan.
 
•   Faktor lain
Tekanan pada ganglion servikale dari fleksus frankenhauser yang terletak di belakang serviks. Bila ganglion ini tertekan, maka kontraksi uterus dapat dibangkitkan.

C.      FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN
Pada setiap persalinan, ada 5 faktor yang hatus diperhatikan, yaitu :
1.       Power
Adalah tenaga yang mendorong keluar janin. Kekuatan yang berguna untuk mendorong keluar janin adalah his, kontraksi otot –otot perut, kontraksi diagfragma dan aksi ligamamnet, dengan kerja sama yang baik dan sempurma. Ada dua power yang bekerja dalam proses persalinan. Yaitu HIS dan Tenaga mengejan ibu. HIS merupakan kontraksi uterus karena otot-otot polos bekerja dengan baik dan sempurna, pada saat kontraksi, otot-otot rahim menguncup sehingga menjadi tebal dan lebih pendek. Kavum uteri lebih kecil mendorong janin dan kantong amnion ke arah bawah rahim dan serviks. Sedangkan tenaga mengejan ibu adalah tenaga selain HIS yang membantu pengeluaran.
2.       Passage
Merupakan faktor jalan lahir, terbagi menjadi 2 yaitu :

1. Bagian keras
Bagian ini terdiri dari tulang panggul (Os coxae, Os Sacrum, Os Coccygis), dan Artikulasi (Simphisis pubis, Artikulasi sakro-iliaka, artikulasi sakro-kosigiu). Dari tulang-tulang dasar dan artikulasi yng ada, maka bagian keras janin dapat dinamakan Ruang panggul (Pelvis mayor dan minor), pintu panggul (Pintu atas panggul, Ruang tengah panggul, Pintu bawah panggul, dan ruang panggul yang sebenarnya yaitu antara inlet dan outlet), Sumbu panggul (merupakan garis yang menghubungkan titik-titik tengah ruang panggul yang melengkung ke depan), Bidang –bidang (Hogde I, Hodge II, Hodge III, den Hodge IV).
Jenis- jenis panggul menurut Caldwell & Moloy, 1993 adalah Ginegoid yang bulat 45%, Android panggul pria 15%, Antroid Lonjong seperti telur 35%, Platipeloid pica menyempit arah muka belakang 5 %.
 
2. Bagian lunak
Jalan lunak yang berpegaruh dalam persalinan adalah SBR, Serviks Utreri, dan vagina. Diamping itu otot –otot, jaringan ikat, dan ligament yang menyokong alat-alat urogenital juga sangat berperan penting dalam persalinan.
 
3.       Passanger
Faktor yang juga sangat mempengaruhi persalinan adalah faktor janin. Meliputi sikap janin, letak janin, dan bagian terendah. Sikap janin menunjukkan hubungan bagian –bagian janin dengan sumbu tubuh janin, misalnya bagaimana sikap fleksi kepala, kaki, dan lengan. Letak janin dilihat berdasarkan hubungan sumbu tubuh janin dibandingkan dengan sumbu tubuh ibu. Ini berarti seorang janin dapat dikatakan letak longitudinal ( preskep dan presbo), letak lintang, serta letak oblik. Bagian terbawah adalah istilah untuk menunjukkan bagian janin apa yang paling bawah.
 
4.       Psikis Ibu
Psikis ibu dalam persalinan akan sangat mempengaruhi daya kerja otot –otot yang dibutuhkan dalam persalinan baik itu yang otonom maupun yang sadar. Jika seorang ibu menghadapi persalinan dengan rasa tenang dan sabar, maka persalinan akan terasa mudah untuk ibu tersebut. Namun jika ia merasa tidak ingin ada kehamilan dan persalinan, maka hal ini akan menghambat proses persalinan.
 
5.       Penolong
Dalam persalinan, ibu tidak mengerti apa yang dinamakan dorongan ingin mengejan asli atau yang palsu. Untuk itu, seorang mitra yang dapat membantunya mengenali tanda gejala persalinan sangat dibutuhkan. Tenaga ibu akan menjadi sia-sia jika saat untuk mengejan yang ibu lakukan tidak tepat.



D.      TAHAPAN PERSALINAN
Kala I
Kala I disebut juga kala pembukaan dimana serviks membuka dari 0 cm sampai pembukaan lengkap (10cm). Proses ini berlangsung kurang lebih 18- 24 jam, yang terbagi dalam 2 fase, yaitu:
a.       Fase laten (8 jam) dari pembukaan 0 cm sampai pembukaan 3 cm.
b.       Fase aktif (7 jam) dari pembukaan 3 cm sampai pembukan 10 cm.
  • Fase akselerasi : pembukaan 3 cm menjadi 4 dalam waktu 2 jam
  • Fase dilatasi maksimal : pembukaan 4 cm menjadi 9 cm dalam waktu 2 jam
  • Fase deselerasi : pembukaan 9 cm menjadi 10 cm dalam waktu 2 jam.
Tanda dan gejala inpartu :
a.   Penipisan pembukaan serviks
b.   Kontraksi uterus yang mengakibatkan perubahan serviks (frekuensi minimal 2 kali dalam 10 menit)
c.   Cairan lendir bercampur darah (“show”) melalui vagina.
 
Proses persalinan pada kala I :
1.   Dimulai pada waktu serviks membuka karena his: kontraksi uterus yang teratur, makin sering, makin nyeri, disertai pengeluaran darah-lendir (tidak lebih banyak dari darah haid).
 
2.    Berakhir pada waktu pembukaan serviks telah lengkap (pada periksaan dalam bibir porsio tidak dapat diraba lagi) dan selaput ketuban biasanya pecah pada akhir kala I.
 
3.     Lamanya tergantung paritas ibu : primigravida ± 12 jam, multigravida ± 7 jam.
 
4.   Mekanisme pembukaan serviks adalah sebagai berikut : kontraksi segmen atas uterus dan retraksi (regangan) segmen bawah uterus yang mengakibatkan pembukaan serviks. Akhirnya segmen bawah uterus makin menipis, dan segmen atas uterus (korpus) makin menebal.


Perbedaan antara his sesungguhnya dengan his palsu :

Betul-betul Bersalin    Belum Bersalin
-            Mules-mules teratur(1jam 5 kali)
-            Makin lama makin sering
-            Makin lama makin nyeri dan makin lama
-            Nyeri dimulai dari belakang menjalar ke depan
-            Berjalan menambah nyeri
-            Berhubungan dengan pengerasan uterus
-            Keluar darah lendir
-            Serviks mendatar dan membuka
-            Bagian terbawah sudah turun
-            Kepala tidak dapat digerakkan pada waktu mules
-            Sedativa tidak menghentikan mules-mules    
-            Tidak teratur
-            Tidak ada perubahan
-            Tidak ada perubahan
-            Nyeri terutama di depan
-            Tidak ada perubahan
-            Tidak ada hubungan
-            Tidak keluar apa-apa
-            Tidak ada perubahan
-            Belum turun
-            Kepala tetap bebas
-            Sedativa dapat menghentikan mules-mules

Pada primigravida retraksi (regangan - penipisan) mendahului pembukaan serviks, sedangkan pada multigravida berlangsung bersama-sama. Inilah yang menentukan lamanya kala I, kecepatan pembukaan pada sepertiga pertama lambat, dan pada dua per tiga kedua cepat hingga pembukaan lengkap 10 cm.
 
5.       His
Frekuensi : 1 kali/10 menit pada permulaan persalinan, 2-3 kali/10 menit pada akhir kala I.
Lamanya: kurang lebih satu menit.
 Nyerinya: berasal dari regangan seviks yang membuka.
Terjadi kalau tekanan intrauterine melebihi 20 mmHg.
Biasanya dimulai dari tulang belakang yang menjalar ke depan. Kontraksi uterus dimulai pada tempat kira-kira batas tuba dengan uterus.
Akibatnya terhadap janin : setiap kontraksi dapat menghambat aliran darah dari plasenta ke janin. Apabila tekanannya melebihi 75 mmHg akan menyumbat aliran darah sama sekali. Kalau his terlampau kuat, terlampau lama, atau terlampau sering dapat menimbulkan gawat janin.
 
6.       Darah lendir
Darah lendir bercampur lendir yang keluar dari uterus akibat pergeseran selaput ketuban dengan dinding uterus pada waktu pembukaan serviks.

Kala II ( Pengeluaran )
Dimulai dari pembukaan lengkap ( 10 cm ) sampai bayi lahir. Proses ini berlangsung 2 jam pada primigravida dan 1 jam pada multigravida. Pada kala ini his menjadi lebih kuat dan teratur kurang lebih 2-3 menit sekali. Ibu mulai merasakan adanya tekanan pada anus sehingga timbul perasaan ingin mengedan. Kemudian perineum mulai menonjol dan vulva mulai membuka. Dengan kekuatan his dan mengedan yang maksimal maka bayi dapat dilahirkan.
Tanda dan gejala kala II persalinan :
a.              Ibu merasakan ingin meneran bersamaan adanya kontraksi.
b.             Ibu merasakan makin meningkatnya tekanan pada rektum dan atau vaginanya.
c.              Perineum terlihat menonjol.
d.             Vulva, vagina dan sfingter ani terlihat membuka.
e.              Peningkatan pengeluaran lendir dan darah.
f.              Selaput ketuban pecah.
 
Proses persalinan kala II :
1. Dimulainya hanya dapat diketahui dengan periksa dalam, dengan menemukan serviks yang membuka lengkap (pembukaan lengkap 10 cm).
 
2.  Berakhir dengan lahirnya janin.
 
3.  Lamanya pada primigravida paling lama 2 jam, multipara paling lama 1 jam.

4.  Mengejan
Disebab oleh turunnya kepala yang menekan rectum. Berakibat meningkatnya tekanan intra abdominal yang memperkuat kontraksi uterus. Jangan dibiarkan apabila serviks belum membuka lengkap atau dilakukan di luar his, karena regangan yang berlebihan pada ligamentum serviks lateralis dapat menimbulkan prolapsus uteri (turun peranakan) di kemudian hari.
 
5.  Perineum yang menggembung.
Terjadi pada waktu kepala janin mencapai introitus vagina. Bertambah gembung pada setiap kontraksi uterus, yang dapat mengakibatkan robekan perineum, kecuali bila dilakukan episotomi.
 
6.  Kepala mulai tampak diantara labia minora (crowning).
 
7.  Mekanisme persalinan :
a.  Turunnya kepala
Dibagi menjadi 2, yaitu masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul dan majunya kepala.
Pembagian ini terutama bagi primigravida :

-   Masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul
•  Masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul pada primigravida sudah terjadi bulan terakhir dari kehamilan tetapi pada multigravida biasanya baru terjadi pada permulaan persalinan.
•  Masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul biasanya dengan sutura sagitalis, melintang dan dengan fleksi yang ringan.
•  Masuknya sutura sagitalis terdapat di tengah-tengah jalan lahir, ialah tepat diantara symphysis dan promotorium, maka dikatakan kepala dalam “synclitismus” pada syclitismus os parietale depan dan belakang sama tingginya.
•   Jika sutura agak ke depan mendekati symphysis atau agak ke belakang mendekati promotorium disebut asynclitismus.

-   Asynclitismus posterior
Sutura sagitalis mendekati symphysis dan os parietale belakang lebih rendah dari os parietale depan.
 
-   Asynclitismus anterior
Sutura sagitalis mendekati promotorium sehingga os parietale depan lebih rendah dari os parietale belakang.
Pada pintu atas panggul biasanya kepala dalam asynclitismus posterior yang ringan.

-   Majunya kepala
Pada primigravida terjadi setelah kepala masuk ke dalam rongga panggul dan biasanya baru mulai pada kala II. Pada multigravida sebaliknya majunya kepala dan masuknya kepala dalam rongga panggul terjadi bersamaan.
Yang menyebabkan majunya kepala :
 
-    Tekanan cairan intrauterin
 
-    Tekanan langsung oleh fundus pada bokong
 
-    Kekuatan mengejan
 
-    Melurusnya badan anak oleh perubahan bentuk rahim
 
b.   Fleksi
Dengan majunya kepala, fleksi bertambah hingga ubun-ubun kecil lebih rendah dari ubun-ubun besar keuntungan dari bertambahnya fleksi ialah ukuran kepala yang lebih kecil melalui jalan lahir (diameter suboccipito bregmantika 9,5 cm menggantikan diameter suboccipito frontalis 11,5 cm). Fleksi disebabkan karena anak didorong maju dan sebaliknya mendapat tahanan dari pinggir pintu atas panggul, serviks, dinding panggul atau dasar panggul. Akibat dari kekuatan ini terjadinya fleksi karena moment yang menimbulkan fleksi lebih besar dari moment yang menimbulkan defleksi.
 
c.   Putaran paksi dalam
Pada presentasi belakang kepala bagian yang terendah ialah daerah ubun-ubun kecil dan bagian inilah yang akan memutar ke depan ke bawah symphysis. Putaran paksi dalam mutlak perlu untuk kelahiran kepala karena putaran paksi merupakan suatu usaha untuk menyesuaikan posisi kepala dengan bentuk jalan lahir khususnya bentuk bidang tengah dan pintu bawah panggul. Putaran paksi dalam tidak tersendiri, tetapi selalu kepala sampai hodge III, kadang-kadng baru setelah kepala sampai di dasar panggul.
 
Sebab-sebab putaran paksi dalam :
  • Pada letak fleksi, bagian belakang kepala merupakan bagian terendah ari kepala
  • Bagian terendah dari kepala ini mencari tahanan yang paling sedikit terapat sebelah depan atas dimana terdapat haitus genitalis anatar muskulus levator ani kiri dan kanan
  • Ukuran terbesar dari bidang tengah panggul ialah diameter anteroposterior.
d.  Ekstensi
Setelah putaran paksi selesai dan kepala sampai di dasar panggul, terjadilah ekstesni atau defleksi dari kepala. Hal ini disebabkan karena sumbu jalan lahir pada pintu bawah panggul mengarah ke depan dan atas, sehingga kepala harus mengadakan ekstensi untuk melaluinya.
Kepala bekerja 2 kekuatan, yang satu mendesaknya ke bawh dan satunya disebabkan tahanan dasar panggul yang menolaknya ke atas. Resultantenya ialah kekuatan ke arah ke depan atas. Setelah subocciput tertahan pada pinggir bawah symphysis maka dapat maju karena kekuatan tersebut di atas bagian yang berhadapan dengan subocciput, maka lahirlah berturut-turut pada pinggir atas perineum ubun-ubun besar, dahi, hidung dan mulut dan akhirnya dagu dengan gerakkan ekstensi. Subocciput yang menjadi pusta pemutaran disebut hypomoclion.
 
e. Putaran paksi luar
Setelah kepala lahir, maka kepala anak memutar kembali ke arah punggung anak untuk menghilangkan torsi pada leher yang terjadi karena putaran paksi dalam. Gerakkan ini disebut putaran restitusi. Selanjutnya putaran dilanjutkan hingga belakang kepala berhadapan dengan tuber ischiadicum. Gerakkan yang terakhir ini adalah putaran paksi luar yang sebenarnya dan disebabkan karena ukuran bahu, menempatkan diri dalam diameter anteroposterior dari pintu bawah panggul
 
f.  Ekspulsi
Setelah putaran paksi luar bahu depan sampai di bawah symphysis dan menjadi hypomoclion untuk kelahiran bahu belakang. Kemudian bahu depan menyusul dan selanjutnya seluruh badan anak akhir searah dengan paksi jalan lahir.

Kala III ( Pelepasan Uri )
Dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit. Setelah bayi lahir, uterus teraba keras. Beberapa menit kemudian uterus berkontraksi lagi untuk melepaskan plasenta dari dindingnya.
Fisiologi Persalinan Kala Tiga
Pada kala tiga persalinan, otot uterus (miometrium) berkontraksi mengikuti penyusutan volume rongga uterus setelah lahirnya bayi. Penyusutan ukuran ini menyebabkan berkurangnya ukuran tempat perleketan placenta. Karena tempat perleketan menjadi semakin kecil, sedangkan ukuran placenta tidak berubah maka placenta akan terlipat, menebal dan kemudian lepas dari dinding uterus. Setelah lepas, placenta akan turun bagian bawah uterus atau kedalam vagina.
 
Tanda-tanda lepasnya placenta mencakup beberapa atau semua hal-hal dibawah ini:
•  Perubahan bentuk dan tinggi fundus. Setelah bayi lahir dan sebelum miometrium mulai berkontraksi, uterus berbentuk bulat penuh dan tinggi fundus biasanya dibawah pusat. Setelah uterus berkontraksi dan placenta terdorong kebawah, uterus berbentuk segitiga atau seperti buah pear atau alpukat dan fundus berada diatas pusat (seringkali mengarah kesisi kanan).
•  Tali pusat memanjang. Tali pusat terlihar menjulur keluar melalui vulva (tanda Ahveld).
• Semburan darah mendadak dan singkat. Darah yang terkumpul dibelakang placenta akan membantu mendorong placenta keluar dan dibantu oleh gaya gravitasi. Apabila kumpulan darah (retroplacenta pooling) dalam ruang di antara dinding uterus dan permukaan dalam placenta melebihi kapasitas tampungnya maka darah tersumbur keluar dari tepi placenta yang terlepas.
Manajemen Aktif Kala Tiga
Keuntungan-keuntungan manjemen aktif kala tiga :
•    Persalinan kala tiga yang lebih singkat
•    Mengurangi jumlah kehilangan darah
•    Mengurangi kejadian retensio palcenta
•    Menghasilkan kontraksi uterus yang lebih baik
 
Manajemen Aktif kala tiga terdiri dari tiga langkah utama:
•                Pemberian suntikan oksitoksin dalam 1 menit pertama setelah bayi lahir
•                Melakukan penegangan tali pusat terkendali
•                Masase fundus uteri
 
Pemberian Suntikan Oksitoksin
1.  Serahkan bayi yang telah terbungkus kain pada ibu untuk diberi ASI
2.  Letakkan kain bersih diatas perut ibu
3.  Periksa uterus untuk memastikan tidak ada bayi yang lain.
4.  Beritahu ibu bahwa ia akan disuntikan
5. Segera(dalam 1 menit pertama setelah bayi lahir) suntikan oksitoksin 10 unit IM pada 1/3 bagian atas paha bagian luar (aspektus lateralis).
Jika oksitoksin tidak tersedia, minta ibu untuk melakukan stimulasi putting susu atau menganjurkan ibu untuk menyusukan dengan segera. Ini akan menyebabkan pelepasan oksitoksin secara alamiah. Jika peraturan/patograf kesehatan memungkinkan, dapat diberikan misoprostol 600 mcg (oral/sublingual).sebagai pengganti oksitoksin.
 
Penegangan Tali Pusat Terkendali
1. Berdiri disamping ibu
 
2. Pindahkan klem (penjepit untuk memotong tali pusat saat kala dua) pada tali pusat sekitar 5-20 cm dari vulva.
 
3. Letakkan tangan yang lain pada abdomen ibu (beralaskan kain) tepat diatas simfisis pubis. Gunakan tangan ini untuk meraba kontraksi uterus dan menahan uterus pada saat melakukan penegangan pada tali pusat. Setelah terjadi kontraksi yang kuat, tegangkan tali pusat dengan satu tangan dan tangan yang lain (pada dinding abdomen) menekan uterus ke arah lumbal dan kepala ibu (dorso kranial). Lakukan secara hati-hati untuk mencegah terjadi inversio uteri.
 
4. Bila placenta belum lepas, tunggu hingga uterus berkontraksi kembali (sekitar dua atau tiga menit berselang) untuk mengulangi kembali penegangan tali pusat terkendali.
 
5.  Saat mulai kontraksi (uteus menjadi bulat atau tali pusat menjulur) tegangkan tali pusat ke arah bawah, lakukan tekanan dorso kranial hingga tali pusat makin menjulur dan korpus uteri bergerak ke atas yang menandakan placenta telah lepas dan dapat dilahirkan.
 
6.   Tetapi jika langkah 5 diatas tidak berjalan sebagaimanan mestinya dan placenta tidak turun setelah 30-40 detik di mulainya penegangan tali pusat dan tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan lepasnya placenta, jangan teruskan tali pusat.
a.   Pegang klem dan tali pusat dengan lembut dan tunggu sampai kontraksi berikutnya. Jika perlu, pindahkan klem lebih dekat ke perineum pada saat tali pusat memanjang. Pertahankan kesabaran pada saat melahirkan placenta.
b.  Pada saat kontraksi berikutnya terjadi, ulangi penegangan tali pusat terkendali dan tekanan dorso kranial pada korpus uteri secara serntak. Ikuti langkah-langkah tersebut pada setiap kontraksi hingga terasa placenta terlepas dari dinding uterus.
 
7.  Setelah placenta terlepas, anjurkan ibu untuk meneran agar placenta terdorong keluar melalui introitus vagina. Tetap tegangkan tali pusat dengan arah sejajar lantai (mengikuti poros jalan lahir).
 
8.  Pada saat placenta terlihar di introitus vagina, lahirkan placenta dengan mengankat tali pusat ke atas dan menopang placenta dengan tangan lainnya untuk meletakkan dalam wadah penampung. Karena selaput ketuban mudah robek, pegang placenta dengan kedua tangan dan secara lembut putas placenta hingga selaput ketuban terpilin menjadi satu.
 
9.  Lakukan penarikan dengan lembut dan perlahan-lahan untuk melahirkan selaput ketuban.
 
10. Jika selaput ketuban robek dan tertinggal di jalan lahir saat melahirkan placenta, dengan hati-hati periksa vagina dan serviks dengan seksama. Gunakan jari-jari tangan anda atau klem DTT atau steril atau forcep untuk keluarkan selaput ketuban yang teraba.
 
Jika placenta belum lahir dalam waktu 15 menit, berikan oksitoksin 10 menit IM dosisi kedua. Periksa kandung kemih jika penuh gunakan teknik aseptik untuk memasukkan kateter nelaton disinfeksi tingkat tinggi atau steril untuk mengosongkan kandung kemih. Ulangi kembali penengangan tali pusat dan tekanan dorso kranial seperti yang di uraikan di atas. Nasehati keluarga bahwa rujukan mungkin diperlukan jika placenta belum lahir setelah waktu 30 menit. Pada menit ke 30 coba lagi melahirkan placenta dengan melakukan penegangan tali pusat untuk terakhir kalinya jika placenta tetap tidak lahir rujuk segera. Ingat apabila placenta tidak lahir setelah 30 menit, jangan mencoba untuk melepaskan dan segera lakukan rujukan.
Masase fundus uteri
 
Segera stelah plasenta lahir, lakukan masase fundus uterus :
1. Letakkan telapak tangan pada fundus uteri.
2. Jelaskan tindakan kepada ibu, katakan bahwa ibu mungkin merasa agak tidak nyaman karena tindakan yang diberikan. Anjurkan ibu untuk enarik nafas dalam dan perlahan serta rileks.
3. Dengan lembut tapi mantap gerakkan tangan dengan arah memutar pada fundus uteri supaya uterus berkontraksi. Jika uterus tidak berkontraksi dalam waktu 15 detik, lakukan penatalaksaaan atonia uteri.
4.  Periksa plasenta dan selaputnya untuk memastikan keduanya lengkap dan utuh :
  • Periksa plasenta sisi maternal (yang melekat pada dinding uterus) untuk memastikan bahwa semuanya lengkap dan utuh (tidak ada bagian yang hilang)
  • Pasangkan bagian-bagian plassenta yang robek atau terpisah untuk memastikan tidak ada bagian yang hilang
  • Pasangkan bagian-bagian sisi foetal (yang menghadap bayi) untuk memastikan tidak ada bagian yang hilang
  • Evaluasi selaput untuk memastikan kelengkapannya
5. Periksa uterus setelah satu hingga dua menit untuk memastikan uterus berkontraksi. Jika uterus masih belum berkontraksi baik, ulangi masase fundus uteri. Ajarkan ibu dan keluarganya cara melakukan masase uterus sehingga mampu untuk segera mengetahui jika uterus tidak berkontraksi baik.
6. Periksa kontraksi uterus setiap 15 menit selama satu jam pertama pasca persalinan dan 30 menit selama satu jam kedua pasca persalinan.

Kala IV
Dimulai dari saat lahirnya plasenta sampai 2 jam pertama post partum. Observasi yang harus dilakukan pada kala ini adalah tingkat kesadaran, tanda-tanda vital, kontraksi uterus dan perdarahan. 
Setelah plasenta lahir :
1.   Lakukan rangsangan taktil (masase) uterus untuk merangsang uterus berkontraksi baik dan kuat.
2.  Evaluasi tinggi fundus dengan meletakkan jari tangan secara melintang dengan pusat sebagai patokan. Umumnya tinggi fundus uteri setinggi atau beberapa jari di bawah pusat.
3.   Memperkirakan kehilangan darah secara keseluruhan.
4.   Periksa kemungkinan perdarahan dari robekan ( laserasi atau episiotomi ) pada perineum.
5.   Evaluasi keadaan umum ibu.
6.   Dokumentasikan semua asuhan dan temuan selama persalinan kala empat di bagian belakang partograf, segera setelah asuhan diberikan atau setelah penilaian dilakukan.
 
Memperkirakan Kehilangan Darah
   Satu cara untuk menilai kehilangan darah adalah dengan melihat volume darah yang terkumpul dan memperkirakan berapa banyak botol 500ml dapat menampung semua darah tersebut. Jika darah bias mengisi dua botol, ibu telah kehilangan 1 liter darah. Jika darah bisa mengisi setengah botol, ibu kehilangan 250ml darah. Memperkirakan kehilangan darah hanyalah salah satu cara untuk menilai kondisi ibu. Cara tidak langsung untuk mengukur jumlah kehilangan darah adalah melalui penampakan gejala dan tekanan darah. Apabila perdarahan menyebabkan ibu lemas, pusing, dan kesadaran menurun serta tekanan darah sistolik turun lebih dari 10mmHg dari kondisi sebelumnya maka telah terjadi perdarahan lebih dari 500ml. Bila ibu mengalami syok hipovolemik maka ibu telah kehilangan darah 50% dari total jumlah darah ibu (2000-2500ml).
    Penting untuk selalu memantau keadaan umum dan menilai jumlah kehilangan darah ibu selama kala empat melalui tanda vital, jumlah darah yang keluar dan kontraksi uterus.
Memeriksa Perdarahan dari Perineum
          Perhatikan dan temukan penyebab perdarahan dari laserasi atau robekan perineum dan vagina. Nilai perluasan laserasi perineum.
•      Derajat I
-                 Mukosa vagina
-                 Komisura posterior
-                 Kulit perineum
-                 Tidak perlu dijahit jika tidak ada perdarahan dan aposisi luka baik
•      Derajat II
-                 Mukosa vagina
-                 Komisura posterior
-                 Kulit perineum
-                 Otot perineum
-                 Perlu dijahit
•      Derajat III
-                 Mukosa vagina
-                 Komisura posterior
-                 Kulit perineum
-                 Otot perineum
-                 Otot sfingter ani
-                 Segera rujuk ke fasilitas rujukan
•      Derajat IV
-                 Mukosa vagina
-                 Komisura posterior
-                 Kulit perineum
-                 Otot perineum
-                 Otot sfingter ani
-                 Dinding depan rectum
-                 Segera rujuk ke fasilitas rujukan.


Pencegahan Infeksi
          Setelah persalinan, dekontaminasi alat plastic, tempat tidur dan matras dengan larutan klorin 0,5% kemudian cuci dengan deterjen dan bilas dengan air bersih. Jika sudah bersih keringkan dengan kain bersih supaya ibu tidak berbaring diatas matras yang basah. Dekontaminasi linen yang digunakan selama persalinan dalam larutanklorin 0,5% dan kemudian cuci segera dengan air dan deterjen.
Pemantauan Keadaan Umum Ibu
          Sebagian besar kejadian kesakitan dan kematian ibu yang disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan terjadi selama 4 jam pertama setelah kelahiran bayi. Karena alasan ini sangatlah penting untuk memantau ibu secara ketat segera setelah persalinan. Jika tanda-tanda vital dan kontraksi uterus masih dalam batas normal selama 2 jam pertama pasca persalinan, mungkin ibu tidak akan mengalami perdarahan pasca persalinan.
 
Selama 2 jam pertama pasca persalinan :
•  Pantau tekanan darah, nadi, tinggi fundus, kandung kemih, dan darah yang keluar setiap 15 menit selama 1 jam pertama dan setiap 30 menit selama 1 jam kedua kala empat. Jika ada temuan yang tidak normal, tingkatkan frekuensi observasi dan penilaian kondisi ibu.
•  Masase uterus untuk membuat kontraksi uterus menjadi baik setiap 15 menit selama 1 jam pertama dan setiap 30 menit selama 1 jam kedua kala empat. Jika ada temuan yang tidak normal, tingkatkan frekuensi observasi dan penilaian kondisi ibu.
•  Pantau temperature tubuh setiap jam selama 2 jam pertama pasca persalinan. Jika meningkat, pantau dan tatalaksana sesuai dengan apa yang diperlukan.
•  Nilai perdarahan. Periksa perineum dan vagina setiap 15 menit selama 1 jam pertama dan setiap 30 menit selama 1 jam kedua kala empat.
•  Ajarkan ibu dan keluarganya bagaimana menilai kontraksi uterus dan jumlah darah yang keluar dan bagaimana melakukan masase jika uterus menjadi lembek.
•   Minta anggota keluarga untuk memeluk bayi. Bersihkan dan bantu ibu untuk mengenakan baju atau sarung yang bersih dan kering, atur posisi ibu agar nyaman, duduk bersandarkan bantal atau berbaring miring. Jaga agar bayi tetap diselimuti dengan baik, bagian kepala tertutup baik, kemudian berikan bayi ke ibu dan anjurkan untuk dipeluk dan diberi ASI.
      
    Jangan gunakan kain pembebat perut selama 2 jam pertama pasca persalinan atau hingga kondisi ibu sudah stabil. Kain pembebat perut menyulitkan penolong untuk menilai kontraksi uterus secara memadai. Jika kandung kemih penuh, bantu ibu untuk mengosongkan kandung kemihnya dan anjurkan untuk mengosongkan setiap kali diperlukan. Ingatkan ibu bahwa keinginan untuk berkemih mungkin berbeda setelah dia melahirkan bayinya. Jika ibu tidak dapat berkemih, bantu ibu dengan cara menyiram air bersih dan hangat ke perineumnya. Berikan privasi atau masukan jari-jari ibu kedalam air hangat untuk merangsang keinginan berkemih secara spontan.
          Jika setelah berbagai upaya tersebut, ibu tidak dapat berkemih secara spontan, mungkin perlu dilakukan kateterisasi. Jika kandung kemih penuh atau dapat dipalpasi, gunakan teknik aseptic saat memasukkan kateter nelaton DTT atau steril untuk mengosongkan kandung kemih. Setelah kandung kemih dikosongkan, lakukan masase pada fundus agar uterus berkontraksi dengan baik.
          Sebelum meninggalkan ibu, pastikan bahwa ia dapat berkemih sendiri dan keluarganya mengetahui bagaimana menilai kontraksi dan jumlah darah yang keluar. Ajarkan pada mereka bagaimana mencari pertolongan jika ada tanda-tanda bahaya seperti :
•                Demam
•                Perdarahan aktif
•                Keluar banyak bekuan darah
•                Bau busuk dari vagina
•                Pusing
•                Lemas luar biasa
•                Penyulit dalam menyusukan bayinya
•                Nyeri pinggul atau abdomen yang lebih hebat dari nyeri kontraksi biasa.